Jumat, 07 Februari 2014

KEMUDIAN

Setelah kau pergi
Setiap kata terasa hampa
Bait-bait yang ku cipta tak lagi bermakna
Semua terasa tabu bersama mimpi

Puisi indah yang ku cipta
Hanya sekumpulan kata tanpa makna
Bagai raga tanpa jiwa
Sebab engkau adalah nyawa dalam setiap baitku

Kini, aku termangu-mangu dalam kesunyian
Menari pada tubuh malam yang legam
Bersama duka sang rembulan
Sampai sang fajar datang


Banda Aceh, 7 Februari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar