Setiap
kata terasa hampa
Bait-bait
yang ku cipta tak lagi bermakna
Semua
terasa tabu bersama mimpi
Puisi
indah yang ku cipta
Hanya
sekumpulan kata tanpa makna
Bagai
raga tanpa jiwa
Sebab
engkau adalah nyawa dalam setiap baitku
Kini,
aku termangu-mangu dalam kesunyian
Menari
pada tubuh malam yang legam
Bersama
duka sang rembulan
Sampai
sang fajar datang
Banda
Aceh, 7 Februari 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar